Makalah Media dan Teknologi Pembelajaran Bahasa Arab
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Belajar adalah suatu proses yang kompleks yang
terjadi pada diri setiap orang sepanjang hidupnya. Proses belajar itu terjadi
karena adanya interaksi antara seseorang dengan lingkungannya. Oleh karena itu,
belajar dapat terjadi dimana saja. Salah satu pertanda bahwa seseorang itu
telah belajar adalah adanya perubahan tingkah laku pada diri orang itu mungkin
disebabkan oleh terjadinya perubahan pada tingkat pengetahuan, keterampilan,
atau sikapnya.
Apabila proses belajar itu diselenggarakan
secara formal di sekolah-sekolah, tidak lain ini dimaksudkan untuk mengarahkan
perubahan pada diri siswa secara terencana, baik dalam aspek pengetahuan,
keterampilan, maupun sikap. Interaksi yang terjadi selama proses belajar
tersebut dipengaruhi oleh lingkungannya, yang antara lain terdiri atas murid,
guru, petugas perpustakaan, kepala sekolah, bahan atau materi pelajaran (buku,
modul, selebaran, majalah, rekaman video atau audio, dan yang sejenisnya), dan
berbagai sumber belajar dan fasiltas (perekam pita audio dan video, radio,
televisi, computer, perpustakaan, laboratorium, pusat sumber belajar, dan
lain-lain).
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
semakin mendorong upaya-upaya pembaharuan dalam pemanfaatan hasil-hasil
teknologi dalam proses belajar. Para guru dituntut agar mampu menggunakan
alat-alat tersebut sesuai dengan perkembangan dan tuntutan zaman. Guru
sekurang-kurangnya dapat menggunakan alat yang murah dan efisien yang meskipun
sederhana dan bersahaja tetapi merupakan keharusan dalam upaya mencapai tujuan
pengajaran yang diharapkan. Di samping mampu menggunakan alat-alat yang
tersedia, guru juga dituntut untuk dapat mengembangkan keterampilan membuat
media pembelajaran yang akan digunakannya apabila media tersebut belum tersedia.
Untuk itu guru harus memiliki pengetahuan dan pemahaman yang cukup tentang
media pembelajaran.
B. Rumusan Masalah
1. Apakah yang dimaksud denagan media pembelajaran…?
2. Apakah yang dimaksud dengan teknologi pembelajaran…?
3. Bagaimanakah hubungan media dan teknologi pembelajaran…?
C. Tujuan penulisan
Agar
dapat memahami dan mengetahui tentang hubungan keterkaitan anatara media
pembelajaran dengan teknologi pembelajaran.
BAB II
PEMBAHASAN
A.
PENGERTIAN MEDIA PEMBELAJARAN
Banyak sekali pengertian media yang diungkapkan oleh para tokoh,
tetapi menurut terminology kata media berasal dari bahasa latin “Medium” yang artinya perantara,
sedangkan dalam bahasa Arab media berasal dari kata “Wasaaila” artinya pengantar pesan dari pengirim kepada penerima
pesan.[1]
Sedangkan menurut etimologi berbagai pengertian yang diungkapkan
oleh para tokoh misalnya menurut Gagne menyatakan bahwa media merupakan sebagai
komponen sumber belajar yang dapat untuk merangsang belajar, senada dengan itu
yusuf hadi menerangkan bahwa media adalah, segala sesuatau yang dapat
merangsang terjadinya proses belajar pada diri siswa. Dengan demikian media
media pembelajaran adalah alat bantu baik berupa alat-alat elektronik, gambar,
alat peraga, buku, dan lain-lain yang digunakan
untuk menyalurkan isi pelajaran kepada siswa.[2]
Menurut H. Malik media pembelajaran Adalah segala sesuatu yang
dapat digunakan untuk menyalurkan pesan (bahan pembelajaran) sehingga dapat
merangsang perhatian, minat, pikiran, perasaan si pembelajar dalam kegiatan
belajar untuk mencapai tujuan pembelajaran.[3]
Dari definisi-definisi tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa
pengertian media merupakan sesuatu yang bersifat menyalurkan pesan dan dapat
merangsang pikiran, perasaan, dan kemauan audien (siswa) sehingga dapat
mendorong terjadinya proses belajar pada dirinya.
B.
PENGERTIAN TEKNOLOGI PEMBELAJARAN
Kata “teknologi” berasal dari kata latin yaitu “Tekno” yang bahasa
Inggrisnya “Art” dan dari kata “Logos” atau “Ilmu”. Menurut Webster “art”
adalah ketrampilan yang diperoleh lewat pengalaman studi dan observasi. Dengan
demikian teknologi adalah suatu ilmu yang membahas keterampilan yang diperoleh
lewat pengalaman, studi, dan observasi. Bila dihubungkan dengan pengajaran,
maka teknologi mempunyai pengertian perlunya konsep tentang media, dimana
teknologi bukan sekedar benda, alat, bahan atau perkakas, tetapi tersimpul pula
sikap, perbuatan, organisasi, dan manajemen, yang berhubungan dengan
pengeterapan ilmu.[4]
Di dalam bukun Abdurrahman Kaduk
mendefenisikan teknologi pembelajaran adalah, pengembangan dan penerapan
terhadap sistem, tehnik, alat peraga, dan media untuk memperbaiki proses
pembelajaran. Atau dengan kata lain, strategi untuk memastikan pembelajaran
yang efektif didalamnya mencakup pengetahuan tentang tujuan pembelajaran,
proses pembelajaran, dan hasil pembelajaran.[5]
Jadi dapat difahami bahwa teknologi pembelajaran itu adalah Pengembangan dan peningkatan proses
dan evaluasi pembelajaran yang lebih efektif secara berkesinambungan.
Dengan demikian teknologi pengajaran bahasa
Arab akan membahas bagaimana seorang guru bahasa memakai media dan alat bantu
dalam proses mengajar bahasa Arab yang sesungguhnya didalam kelas. juga
membahas tentang masalah keterampilan, sikap, perbuatan, dan strategi mengajarkan
bahasa Arab.
Teknologi Pembelajaran adalah media yang lahir
sebagai akibat revolusi komunikasi yang dapat digunakan untuk keperluan
pembelajaran disamping guru, buku teks dan papan tulis atau bisa diartikan
teknologi pembelajaran merupakan bentuk operasional dari teknologi pendidikan.
Dalam pengertian yang lebih umum, teknologi pembelajaran diartikan sebagai
media yang lahir sebagai akibat revolusi komunikasi yang dapat digunakan untuk
keperluan pembelajaran di samping guru, buku teks, dan papan tulis. Bagian yang membentuk teknologi pembelajaran adalah televisi, film,
OHP, komputer dan bagian perangkat keras
maupun lunak lainnya.[6]
Jadi dapat kita pahami bahwa teknologi pembelajaran adalah teori
dan praktek dalam desain, pengembangan,
pemanfaatan, pengelolaan, serta evaluasi tentang proses dan sumber untuk
belajar dan pemecahan masalah manusia dalam proses belajar.
Ada beberapa manfaat yang diperoleh
dalam pembelajaran dengan menggunakan teknologi baik bagi pembelajar maupun
instruktur maupun guru. Bagi pembelajar, dengan menggunakan teknologi akan
menjadi motivasi tersendiri, yaitu dengan adanya suatu perubahan energy didalam
diri seseorang dengan ditandai dengan timbulnya efektif ( perasaan) dan reaksi
untuk mencapai tujuan. Reaksi yang muncul dari pembelajar dapat berupa tindakan
verbal yang menunjukkan pembelajar tersebut aktif dikelas ataupun tindakan non
verbal yang dapat ditunjukkan melalui nilai tes atau ujian.
Disamping itu pembelajar dengan
menggunakan teknologi akan dapat menumbuhkan kemandirian pembelajar.
Kemandirian tercapai jika apembelajar telah tertarik atau terdorong dalam
melakukan kegiatan. Selain itu guru member kepercayaan dan kesempatan pada
pembelajar dalam belajar untuk menyelesaikan soal. Dengan pembelajaran berbasis
teknologi pembelajar dapat menyelesaikan tugas dengan mandiri.
C.
HUBUNGAN MEDIA DAN TEKNOLOGI PEMBELAJARAN
Dalam penjelasan diatas dapat kita pahami
bahwa media termasuk dalam ruang lingkup teknologi pengajaran. Karena teknologi
pengajaran merupakan himpunan dari proses terintegrasi yang didalamnya terlibat
manusia, prosedur, gagasan, peralatan dan organisasi serta pengelolaan
cara-cara pemecahan masalah pendidikan yang terdapat di dalam situasi belajar
yang memiliki tujuan dan disengaja.
Peran media disini adalah sebagai solusi
pemecahan masalah pendidikan. Masalah pendidikan yang dihadapi adalah sulitnya
seorang pengajar atau guru untuk menyampaikan pesan atau materi kepada siswa.
Bagi siswa, media sangat membantu proses belajar karena siswa tidak tergantung
kepada guru. Siswa bisa belajar kapanpun dia ingin belajar. Dengan adanya
media, maka guru dapat menyampaikan pesan dengan mudah dan dapat diterima siswa
dengan baik sehingga tercapailah tujuan pembelajaran.[8]
Dapat disimpulkan bahwa hubungan antara media
dengan teknologi pembelajaran sangat erat. Hal ini dikarenakan di dalam
menerapkan teknologi pembelajaran kita harus menggunakan media agar guru dapat
menyampaikan pesan dalam bentuk materi dengan mudah dan siswa dapat menerimanya
dengan baik. Teknologi pembelajaran tidak akan bisa mencapai tujuan
pembelajaran dengan baik tanpa adanya media.
أما منصور فقد ذكر بأنها جميع الطرائق، والأدوات، والمواد، والأجهزة، والتنظيمات المستخدمة في نظام تعليمي معين بهدف تحقيق أهدا ف تعليمية محددة مسبقا، كما تهدف إلى تطويره ورفع فاعليته، ويتضح من ذلك أن تكنولوجيا التعليم لا تعني مجرد استخدام الآلا ت والأجهزة الحديثة ولكنها تعني في المقام الأول طريقة في التفكير لوضع منظومة تعليمية، أي أنها تأخذ بأسلوب المنظومات.[9]
Menurut mansur bahwa teknologi pembelajaran
itu adalah semua metode, sarana, bahan ajar, perangkat, dan sistem yang dipakai
dalam aturan pembelajaran tertentu dengan tujuan mencapai target pembelajaran
tertentu seperti itu juga bahwa teknologi pembelajaran bertujuan untuk
mengembangkan dan meningkatkan ke efektifan pembelajaran. Jadi maksud teknologi
pembelajaran itu sudah jelas bukan hanya pemanfaatan atau penggunaan alat-alat
dan perangkat modren tetapi teknologi pembelajaran itu adalah merancang sistem
pembelajaran.
Dilihat dari tujuan media pembelajaran dengan tujuan teknologi
pembelajaran sama yaitu, membuat pembelajaran lebih mudah dan efektif. Dilihat dari defenisi teknologi pembelajaran bahwa bahan kajiannya
ada diantarannya metode pembelajaran, motede pembelajaran harus di aplikasikan
dengan strategi, tehnik, dan media pembelajaran. Dan pengguna media
pembelajaran dalam PBM tidak akan sukses kalau tidak tahu masalah pembelajaran.
Intinya media pembelajaran merupakan bahan kajian teknologi pembelajaran.
Ada media teknologi pembelajaran salah satu bentuk dari media
pembelajaran, teknologi pembelajaran dengan media teknologi pembelajaran adalah
berbeda, karan media teknologi komponen dari pengembangan salah satu media saat
ini yang berbentuk perangkat elektronik.
BAB III
PENUTUP
A. Simpulan
Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang
dapat digunakan untuk menyalurkan pesan (bahan pembelajaran) sehingga dapat
merangsang perhatian, minat, pikiran, perasaan si pembelajar dalam kegiatan
belajar untuk mencapai tujuan pembelajaran dalam hal ini bukan perangkat keras
saja yang bisa dikatakan media akan tetapi lingkungan juga bisa dijadikan
sebagai media pembelajaran.
teknologi pembelajaran adalah, pengembangan
dan penerapan terhadap sistem, tehnik, alat peraga, dan media untuk memperbaiki
proses pembelajaran. Atau dengan kata lain, strategi untuk memastikan
pembelajaran yang efektif didalamnya mencakup pengetahuan tentang tujuan
pembelajaran, proses pembelajaran, dan hasil pembelajaran.
Dalam penjelasan diatas dapat kita pahami
bahwa media termasuk dalam ruang lingkup teknologi pengajaran. Karena teknologi
pengajaran merupakan himpunan dari proses terintegrasi.
B. Saran-Saran
Segala bentuk masukan atau tambahan akan kami
terima karna kami sadar bahwa makalah kami ini masih banyak terdapat
kekuranagan dan kesalahan, maka dari itu kami mengharap masukan dari
kawan-kawan bersifat membangaun untuk makalah kami ini.
DAFTAR PUSTAKA
Ahmad Muhtadi Ansori, Pengajaran
Bahasa Arab Media Dan Metode-Metodenya, 2009, (Yogyakarta: TERAS)
Ummi Mahmudah dan Abdul Wahab Rosyid, Aktive Learning Dalam Pembelajaran Bahasa
Arab, 2008, (Malang: UIN Malang Press )
H. M. Abdul
Hamid Dkk, Pembelajaran Bahasa Arab
Pendekatan, Metode, Starategi, Materi, dan Media, 2008, (Malang: UIN Malang
Press)
Azhar Arsyad, Bahasa Arab Dan Metode Pengajarannya
Beberapa Pokok Pikiran, 2010 (Yogyakarta: Pelajar Offset)
Abdurrahman
Kaduk, Teknologi At-Ta’lim, 2000,
(Riad: Almufradat)
Arief S. Sadiman, Dkk, Media pendidikan Pengertian, Pengembangan
dan Pemanfaatannya, 2003,( Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada)
Khailullah, Media Pembelajaran Bahasa Arab, tt, (Yogyakarta: Aswaja Pressindo)
منصور، أحمد حامد( 1995 ). تكنولوجيا التعليم وتنمية القدرة على التفكير الابتكاري
الطبعة الثانية). المنصورة، مصر، دار الوفاء للطباعة.
[1]
Ahmad Muhtadi Ansori, Pengajaran Bahasa Arab Media Dan Metode-Metodenya, 2009,
(Yogyakarta: TERAS) hal. 21
[2]
Ummi Mahmudah dan Abdul Wahab Rosyid,
Aktive Learning Dalam Pembelajaran Bahasa Arab, 2008, (Malang: UIN Malang
Press ) hal. 98
[3] H.
M. Abdul Hamid Dkk, Pembelajaran Bahasa
Arab Pendekatan, Metode, Starategi, Materi, dan Media, 2008, (Malang: UIN
Malang Press) hal. 169
[4] Azhar
Arsyad, Bahasa Arab Dan Metode
Pengajarannya Beberapa Pokok Pikiran, 2010 (Yogyakarta: Pelajar Offset)
hal. 73
[5] Abdurrahman Kaduk, Teknologi At-Ta’lim, 2000, (Riad: Almufradat) hal. 23
[6]
Arief S. Sadiman, Dkk, Media pendidikan
Pengertian, Pengembangan dan Pemanfaatannya, 2003,( Jakarta : PT. Raja
Grafindo Persada). hal. 6
[7] Op Cit, Abdul Hamid Dkk, hal. 194
[8] Khailullah,
Media Pembelajaran Bahasa Arab, tt,
(Yogyakarta: Aswaja Pressindo) hal. 25
[9] منصور، أحمد حامد( 1995 ). تكنولوجيا التعليم وتنمية القدرة على التفكير الابتكاري الطبعة الثانية). المنصورة، مصر، دار الوفاء للطباعة.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar